
BSN Tetapkan SNI Embrio Ternak Bagian 1: Sapi dan Bibit Niaga DOC Ayam Ras Tipe Pedaging
JAKARTA - Dalam rangka memenuhi kebutuhan bibit ternak yang berkualitas yang memegang peranan yang strategis dalam proses produksi terutama dalam peningkatan produktivitas dan mutu bibit maka diperlukan untuk menjaga kesesuaian Standar Nasional Indonesia yang bersifat komersial, teknis, dan hukum bagi seluruh stakeholder terkait.
Oleh karena itu, PSIPKH melalui Komite Teknis 65-16 Bibit dan Produksi Ternak telah memperbaharui SNI tersebut melalui proses pengusulan, rapat teknis, rapat konsensus, hingga jajak pendapat dan telah ditetapkan oleh Badan Standardisasi Nasional berdasarkan Keputusan Kepala Badan Standardisasi Nasional Nomor 647/KEP/BSN/12/2024 tanggal 12 Desember 2024 tentang Penetapan SNI 7880:2024 Embrio Ternak sebagai Revisi dari SNI 7880.1:2013 Embrio Ternak – Bagian 1: Sapi.
Bersamaan dengan hal tersebut, diterbitkan pula Keputusan Kepala Badan Standardisasi Nasional Nomor 646/KEP/BSN/12/2024 tanggal 12 Desember 2024 tentang Penetapan SNI 4868-1:2024 Bibit Niaga (Final Stock) Umur Sehari/Kuri (Day Old Chick) – Bagian 1: Ayam Ras Tipe Pedaging sebagai Revisi dari SNI 4868-1:2019 Bibit Niaga (Final Stock) Umur Sehari/Kuri (Day Old Chick) – Bagian 1: Ayam Ras Tipe Pedaging.
Dengan diterbitkannya kedua standar mutu bibit ternak ini, diharapkan dapat diterapkan oleh pembibit dalam upaya meningkatkan kualifikasi bibit sesuai SNI.